Just another free Blogger theme
Kamis, 08 Januari 2026
Selasa, 06 Januari 2026
Neurosain merupakan disiplin ilmu yang mempelajari tentang struktur dan fungsi otak, serta bagaimana otak mempengaruhi perilaku dan kognisi (Gazzaniga, 2004). Dalam konteks pendidikan anak usia dini, neurosain dapat digunakan untuk memahami bagaimana anak-anak belajar dan mengembangkan kemampuan kognitif, sosial, dan emosional mereka (Shonkoff & Phillips, 2000).
Penelitian neurosain telah
menunjukkan bahwa otak anak-anak usia dini memiliki plastisitas yang tinggi dan
dapat berubah secara signifikan sebagai hasil dari pengalaman dan lingkungan
(Huttenlocher, 2002). Hal ini berarti bahwa pendidikan anak usia dini dapat
memiliki dampak yang signifikan pada perkembangan otak dan kemampuan kognitif
anak-anak.
Kajian literatur menunjukkan
bahwa ada beberapa prinsip neurosain yang dapat digunakan dalam pendidikan anak
usia dini, antara lain:
1. Neuroplastisitas: Otak
anak-anak usia dini memiliki kemampuan untuk berubah dan adaptasi sebagai hasil
dari pengalaman dan lingkungan (Huttenlocher, 2002).
2. Pengalaman awal: Pengalaman
awal anak-anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kemampuan
kognitif mereka melalui proses neurogenesis dan sinaptogenesis (Shonkoff &
Phillips, 2000).

