Just another free Blogger theme

Senin, 14 Juni 2021

Hari ini sorot matahari seperti terik sekali. Tanaman yang peka terhadap panas terkulai, bahkan sebagian daunnya seperti terbakar. 

Minggu, 13 Juni 2021

 Tempat ini indah sekali. Pemandangan yang memanjakan mata. Tanaman kentang yang terbentang, dan aneka sayuran yang tumbuh subur

Rabu, 09 Juni 2021

Pada 2002 silam, ketika anak-anak muda Indonesia kelahiran 1980an mulai kuliah, Iip Wijayanto—yang saat itu masih berstatus mahasiswa—merilis kabar menghebohkan. Menurut hasil penelitiannya, lebih dari 97 persen mahasiswi di Yogyakarta tak lagi perawan. Kabar kontroversial itu memicu perdebatan di ruang publik tentang validitas penelitian Iip yang kini berstatus sebagai ustad. Metode dan juga responden Iip dinilai terlalu sempit karena hanya berdasarkan lingkungan di kampusnya, di lereng Merapi sana.


Baca selengkapnya di artikel "Keperjakaan dan Keperawanan Generasi Milenial", https://tirto.id/bEYw

Selasa, 08 Juni 2021

Di dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu masih terpajang foto hitam putih laki-laki tua. Tampak jelas rambut kepala, kumis, dan janggut yang memutih. Tampak jelas pula kerut pada sekitar bola mata dan  sudah tidak bening lagi. Wajah itu masih berhiaskan senyum optimis, sumringah dan sangat renyah. Ada yang tersisa dari gambaran wajahnya, yakni tulang pipi yang kokoh, alis rambut tebal, hidung yang lumayan mancung. Sayang sekali gigi-giginya yang sebagian sudah musnah alias ompong melompong. Gurat wajah yang menyimpan banyak rahasia kehidupan. Beberapa guratan di wajahnya berkisah tentang kerasnya kehidupan. Beberapa guratan berkisah tentang keteguhan, ketangguhan, kekokohan, dan keuletan. Sorot matanya masih menyala menggambarkan ia memiliki prinsip hidup yang seteguh batu karang. Banyak hal yang masih menyisakan tanda tanya pada foto hitam putih laki-laki tua itu. 

 

Senin, 07 Juni 2021

 Perkawinan antara ability (kemampuan) dengan motivasi melahirkan kinerja. Kemampuan mitra kerja dalam suatu pekerjaan dapat dikelompokkan menjadi empat:

  1. Mitra kerja berkemampuan tinggi dengan motivasi yang tinggi
  2. Mitra kerja berkemampuan rendah dengan motivasi tinggi
  3. Mitra kerja berkemampuan tinggi dengan motivasi rendah
  4. Mitra kerja berkemampuan rendah dengan motivasi rendah

Kemampuan

  1. Kemampuan adalah bakat seseorang untuk melakukan tugas mental atau fisik.
  2.  Kemampuan adalah suatu kapasitas individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan. Dimana kemampuan individu pada hakekatnya tersusun dari dua faktor yaitu: Kemampuan intelektual dan kemampuan fisik.Kemampuan intelektual adalah kemampuan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan mental. Salah satu cara mengetahui kemampuan intelektual adalah dengan menggunakan Tes IQ. Kemampuan fisik adalah kemampuan yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas yang menuntut stamina, kecekatan, kekuatan dan ketrampilan. 
  3. Kemampuan seseorang dipengaruhi:
    • oleh tingkat pendidikan
    • latihan, motivasi
    • etos kerja
    • mental 
    • dan kemampuan fisik karyawan yang bersangkutan.

 Etos kerja: semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau sesuatu kelompok.

Cara menumbuhkan etos kerja menurut Jansen H. Sinamo (20110), yakni :

  • Kerja sebagai rahmat (Aku bekerja dg rasa syukur).
  • Kerja adalah amanah (Aku bekerja penuh tanggung jawab).
  • Kerja adalah panggilan (Aku bekerja penuh integritas).
  • Kerja adalah aktualisasi (Aku bekerja penuh semangat).
  • Kerja adalah ibadah (Aku bekerja penuh kecintaan).
  • Kerja adalah seni (Aku bekerja penuh kreativitas).
  • Kerja adalah kehormatan (Aku bekerja penuh ketekunan dan keunggulan).
  • Kerja adalah pelayanan (Aku bekerja maksimal penuh kerendahan hati).
Motivasi
Hasibuan (2003:141) menjelaskan motivasi berasal dari kata latin “movere” yang berarti dorongan atau menggerakkan. Motivasi (motivation) dalam manajemen hanya ditujukan pada sumber daya manusia umumnya dan bawahan khususnya. Motivasi mempersoalkan bagaimana caranya mengarahkan daya dan potensi bawahan, agar mau bekerja sama secara produktif, berhasil mencapai dan mewujudkan tujuan yang telah ditentukan. 
Edwin B. Flippo dalam Hasibuan (2003:143) mendefinisikan motivasi adalah suatu keahlian dalam mengarahkan pegawai dan organisasi agar mau bekerja secara berhasil, sehingga keinginan para pegawai dan tujuan organisasi sekaligus tercapai. 
Mathis dan Jackson (2006:114) mengungkapkan bahwa motivasi adalah keinginan dalam diri seseorang yang menyebabkan orang tersebut bertindak. 
Robbins, S.P. (2001:166) menjelaskan motivasi adalah kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi untuk tujuan organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya itu dalam memenuhi beberapa kebutuhan individual. Dalam hal ini kebutuhan adalah suatu keadaan internal yang menyebabkan hasil-hasil tertentu tampak menarik. 
Dalam Hasibuan (2003:144) Merle J. Moskowits mendefiniskan motivasi sebagai inisiasi dan pengarahan tingkah laku dan pelajaran motivasi sebenarnya merupakan pelajaran tingkah laku.

Sabtu, 27 Maret 2021

 

Setangkai Anggur Untukmu

kehidupan itu  apa
banyak yang bagaimana
hampir semua ke mana
termasuk kesedihan siapa
dan kekecewaan dari mana
kalau ada kesedihan mengapa
seperti siapa
mana
itulah dunia
ada apa padanya
kehidupan itu mengapa
kemudian, kalau ada tanya
membuat  mengapa
itulah dunia
tapi dunia ini separuhnya apa
apakah seperti  minum anggur
fly  dengan sayap-sayapnya
kehidupan itu apa
dari setiap yang tercipta
asalnya tiada
tak membawa apa
kalau kehidupan itu ke mana
berliku jiwa merasakan apa-apa
kalau keidupan itu ke mana
cobalah sejenak  bertanya
bagaimana
sebelum melangkah ke mana
mana

Sabtu, 13 Maret 2021

Lukisan Wajah yang Belum Selesai 

Ruangan di gedung pertunjukkan itu sangat nyaman. Tidak terlalu dingin, tidak terlalu terang, tidak terlalu bising (tentu saja tidak, sebab menggunakan sistem akustik yang jempol). Siapapun yang berada di ruang itu akan merasakan murninya denting suara, jernihnya irama, dan seterusnya. Lagi pula dibarengi aroma yang sangat spesial, ada wewangian yang enak banget di hidung, belum diberitahukan namanya, ada lampu-lampu - seperti tadi - tidak terlalu terang, tidak terlalu redup, sangat enak di mata, dan dijamin dapat mengenali wajah teman di sampingnya. Suara lawan bicara terdengar jelas, sama dengan gerak bibirnya, dan senyumnya menjadi lebih indah ditingkah dekorasi yang natural, pokoknya wow ... lah. Tata lampu yang sangat bagus, yang mampu memoles wajah-wajah yang setengah tampan menjadi lebih tampan, yang jerawatan menjadi maskulin, yang perempuan menjadi lebih cantik dan menarik, dan pakaian yang dikenakan bagaikan busana para bangsawan dan artis-artis papan atas yang sedang naik daun - walaupun hampir semua yang ada di ruang itu biasa-biasa saja, anak-anak remaja yang ramah, soapan, dan tampil menyenangkan. Paling performance-nya seperti itu.

Permainan fingerstylenya yang sangat apik sedang dimainkan. Petikannya sangat bersih. Luar biasa, ucap yang datang. Perfect banget. Itu yang diharapkan. Mengalir penuh riak-riak yang yang sangat teratur. Untaian nada tanpa kata yang menjadi bahasa penuh makna.